Website ULM Sempat Disuspend Komdigi akibat Deteksi Judol, Kini Kembali Dapat Diakses

Website ULM Sempat Disuspend Komdigi akibat Deteksi Judol, Kini Kembali Dapat Diakses

Sharing is Caring
       
  

Banjarmasin, Warta JITU — Website pusat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sejenak tidak dapat diakses pada Rabu (24/12) setelah di-suspend oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Suspend tersebut dilakukan sebagai akibat terdeteksinya indikasi serangan judi online (judol) pada sistem, sehingga seluruh website dengan domain ulm.ac.id, termasuk Sistem Informasi Universitas Lambung Mangkurat Terintegrasi (SIMARI) juga turut tidak dapat diakses sementara waktu.

Menanggapi kondisi tersebut, pihak ULM melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) segera melakukan langkah penanganan. Sejak Selasa malam, PTIK telah berkoordinasi dengan Komdigi untuk menindaklanjuti suspend yang dilakukan oleh sistem deteksi otomatis.

“Iya, website ULM memang di-suspend oleh sistem deteksi Komdigi. Namun sejak tadi malam sudah direspons cepat oleh PTIK. PTIK telah mengirimkan email konfirmasi ke Komdigi dan saat ini sedang dalam proses unsuspend,” ujar Juru Bicara ULM, Novaria Maulina, Kamis (25/12).

Ia menjelaskan, proses pembukaan blokir umumnya memerlukan waktu sekitar 24 jam. Namun untuk saat ini, proses tersebut berpotensi memerlukan waktu sedikit lebih lama dari biasanya karena bertepatan dengan perayaan Hari Raya Natal.

“Biasanya memerlukan waktu 24 jam, namun karena sedang perayaan hari raya Natal, kemungkinan akan sedikit memerlukan waktu lebih panjang. Demikian informasi sementara yang dapat kami sampaikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ULM, Irwan Budiman. Ia mengirimkan tangkapan layar kepada tim redaksi Warta JITU sebagai bukti bahwa domain ulm.ac.id kini berada dalam tahap pembukaan kembali oleh Komdigi.

Irwan juga menjelaskan, sistem utama ULM, termasuk SIMARI, sejatinya berada dalam kondisi aman. Namun, karena seluruh website di lingkungan ULM menggunakan domain ulm.ac.id, website seperti organisasi mahasiswa, program studi, fakultas maupun unit lainnya juga turut terdampak pada suspend akibat gangguan yang terjadi.

Ia juga menambahkan, terdapat beberapa website unit yang pengelolaannya belum optimal, sehingga beresiko terdeteksi oleh sistem. Hal tersebut kemudian memicu suspend terhadap seluruh domain ulm.ac.id sebagai langkah pengamanan.

Saat ini, website ULM telah dapat diakses kembali secara normal. Irwan menjelaskan, suspend yang dilakukan merupakan bagian dari proses rutin Komdigi melalui sistem deteksi otomatis untuk meminimalisir jangkauan penyebaran judi online.

“ Suspend itu dilakukan untuk menahan judi online. Saat ini memang terjadi serangan judi online yang cukup masif dan menyerang berbagai subdomain,” ujarnya.

Irwan menjelaskan bahwa sistem utama ULM, termasuk SIMARI, sejatinya berada dalam kondisi aman. Namun, karena seluruh website di lingkungan ULM menggunakan domain ulm.ac.id, gangguan pada beberapa website yang dikelola oleh unit-unit tertentu, seperti organisasi mahasiswa, program studi, fakultas, maupun unit lainnya berdampak pada suspend secara menyeluruh.

Menurutnya, terdapat beberapa website unit yang pengelolaannya belum optimal sehingga terdeteksi oleh sistem sebagai berisiko, dan hal tersebut memicu suspend terhadap seluruh domain ulm.ac.id sebagai langkah pengamanan.

Irwan menegaskan, pemblokiran tersebut bukan disebabkan oleh aktivitas judi online yang disengaja di lingkungan ULM, melainkan sebagai langkah pengamanan sementara hingga sistem dinyatakan aman sepenuhnya.

“Langkah suspend ini merupakan bagian dari upaya pengamanan untuk mencegah penyebaran judi online agar tidak meluas. Setelah dilakukan penanganan dan sistem dinyatakan aman, akses seluruh layanan ULM dapat kembali berjalan normal,” tutup Irwan.

Penulis: Dewi

Penyunting: Nada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *