Banjarmasin, Warta JITU — Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta JITU Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (FKIP ULM) menggelar Musyawarah Tahunan Anggota (MTA) ke-9 di Gedung KAHMI Center pada 19- 21 Desember 2025. Sebagai akhir dari rangkaian kegiatan, MTA ditutup dengan pemilihan Pemimpin Umum (PU), Sekretaris Umum (Sekum), Bendahara Umum (Bendum) beserta jajaran Pimpinan untuk periode kepengurusan selanjutnya.
Bakal calon Pemimpin Umum (PU) berdasarkan syarat dan kriteria mekanisme pemilihan yang telah disepakati bersama oleh forum serta disahkan oleh pimpinan sidang. Proses pemilihan berlangsung secara musyawarah dan mufakat dengan melibatkan seluruh anggota aktif LPM Warta JITU.
Dari empat nama yang diajukan oleh forum hanya dua nama yang bersedia untuk menjadi PU LPM Warta JITU periode 2026/2027 yaitu, Muhammad Jundi Al-amin Basri dari jurusan Teknologi Pendidikan dan Rahmat Novrisza Purnomo dari jurusan PG-PAUD yang selanjutnya masing-masing dari mereka mengajukan visi-misi.
Pemilihan PU melalui musyawarah mufakat yang diambil oleh forum, hasil kesepakatan diperoleh, Muhammad Jundi Al-amin Basri diputuskan menjadi PU LPM Warta JITU FKIP ULM Periode 2026-2027.
Ia menyampaikan bahwa visi kepengurusan ke depan adalah menjadikan LPM Warta JITU sebagai ruang bertumbuh, baik dari segi pemahaman jurnalistik maupun kekeluargaan antaranggota.
Menurutnya, selama berada di LPM Warta JITU, pengalaman dan proses belajar memiliki peran penting yang berkembang seiring waktu, sehingga perlu ditopang dengan hubungan yang harmonis.
“Bukan hanya sekadar produk, tapi pengalaman dan pemahaman. Kekeluargaan itu penting agar tidak ada kecanggungan, supaya kita bisa saling terbuka dan berjalan bersama,” tukasnya.
Terkait pembaruan kepengurusan, ia menyebutkan bahwa fokus utamanya adalah perbaikan sistem kerja. Ia mempercayakan setiap pimpinan divisi untuk mengembangkan inovasi dan perubahan di bidangnya masing-masing melalui pertukaran ide dan solusi yang konstruktif.
“Untuk perubahan, aku percaya pada pimpinan-pimpinan divisi. Dari sanalah ide dan solusi bisa berkembang untuk kepengurusan selanjutnya,” jelasnya.
Mengenai perasaannya setelah terpilih, ia mengaku tidak memiliki ekspektasi besar sebelumnya. Ia bahkan merasa masih ada rekan lain yang lebih berpotensi. Namun, dorongan dari rekan-rekan serta keinginannya untuk menjadi pedoman bagi angkatan selanjutnya membuatnya mantap menerima amanah tersebut.
“Aku tidak ingin angkatan selanjutnya kehilangan sosok yang bisa menjadi pedoman. Aku akan mencoba memberikan yang terbaik agar mereka mendapatkan pengalaman dan pemahaman selama di LPM Warta JITU,” tuturnya.
Ke depan, ia berharap LPM Warta JITU dapat terus berkembang dari segi kualitas, sekaligus menjaga kebersamaan dalam kepengurusan. Menurutnya, suasana yang nyaman dan tidak membebani anggota menjadi kunci agar organisasi dapat berjalan dengan baik.
“Aku ingin kebersamaan ini diperkuat dan dipertahankan, supaya kepengurusan bisa dijalani tanpa rasa terbebani,” pungkasnya.
Bersamaan dengan itu, Sekretaris Umum (Sekum) dan Bendahara Umum (Bendum) beserta jajaran Pimpinan, yakni Pemimpin Redaksi (Pemred), Pemimpin Penelitian dan Pengembangan (Pemlit), dan Pemimpin Perusahaan (Pemrus) dipilih melalui musyawarah mufakat yang disepakati oleh forum.
Penulis: Nova Lisa
Penyunting: Dewi S.
