Banjarmasin, Warta JITU — Puluhan masyarakat adat bersama beberapa mahasiswa menggelar aksi menolak rencana penetapan Taman Nasional Meratus (TN Meratus) di depan Kantor Gubernur Kalsel (Jumat 15/8).
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap rencana yang dinilai mengancam ruang hidup masyarakat adat meratus.
Pantauan tim Warta JITU di lapangan, massa memulai aksi pada pukul 13.30 dengan membawa spanduk yang berisikan penolakan.
Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Selatan, Rudi, mengungkapkan aksi ini akan terus berlanjut sampai malam jika gubernur tidak menemui massa aksi.
“Kami sudah melakukan mediasi beberapa bulan yang lalu, dan jika gubernur tidak menemui kami hari ini kami akan melakukan aksi yang lebih besar,” ungkapnya.
Aparat kepolisian juga terlihat berjaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas sebagai antisipasi kemacetan.
Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan dan melakukan aksi di depan gedung Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru.
Penulis dan Penyunting: Divisi Berita dan Tulisan
