Banjarmasin, Warta JITU — Ratusan massa mahasiswa se-Kalimantan Selatan serbu kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (21/03) sore.
Pantauan Warta JITU di lapangan, aksi yang berlangsung sejak pukul 15.29 WITA ini terus berorasi dan terjadi aksi dorong mendorong dengan pihak kepolisian, lantaran tidak ada dapat wakil rakyat.
“Jangan diam!” Tegas salah satu mahasiswa.
Orasi-orasi terus disuarakan mahasiswa dari berbagai universitas. Aksi ini menyuarakan pengawalan terhadap Revisi Undang-Undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tiba-tiba disahkan pada 20 Maret kemarin, serta kekhawatiran akan kembalinya peran militer dalam ranah sipil.
“Kami menolak militerisasi di ranah sipil! RUU ini hanya akan mengancam demokrasi dan reformasi yang telah diperjuangkan!” seru salah satu orator.
Mahasiswa juga mendesak DPRD Kalsel untuk menyatakan sikap terhadap revisi yang dianggap melemahkan masyarakat sipil.
Sampai berita ini diterbitkan, aksi masih berlangsung di depan gedung DPRD.
Penulis dan Penyunting: Divisi Berita dan Tulisan
