Judul: Inside Out 2
Genre: Keluarga, Komedi
Rumah Produksi: Pixar Animation Studios, Walt Disney Pictures
Sutradara: Kelsey Mann
Produser: Mark Nielsen
Penulis: Meg LeFauve
Pemeran: Amy Poehler, Maya Hawke, Kensington Tallman, Liza Lapira, Tony Hale, Lewis Black, Phyllis Smith, Ayo Edebiri, Lilimar, Grace Lu, Sumayyah Nuriddin-Green, Adele Exarchopoulos, Diane Lane, Kyle MacLachlan, Paul Walter Hauser
Penata Musik: Andrea Datzman
Sinematografer: Adam Habib, Jonathan Pytko
Tanggal Rilis: 10 Juni 2024 (El Capitan Theatre), 14 Juni 2024 (Amerika Serikat & Indonesia)
Durasi: 1 jam 36 menit
Bahasa: Bahasa Inggris
Negara: Amerika Serikat
Inside Out 2 adalah sekuel kedua dari film Inside Out pertama yang rilis pada tahun 2015 lalu. Inside Out 2 merupakan film animasi buatan Amerika pada tahun 2024 yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios untuk Walt Disney Pictures. Film ini disutradarai oleh Kelsey Mann dan diproduseri oleh Mark Nielsen, dengan pemeran atau pengisi suara Amy Poehler (Joy), Maya Hawke (Anxiety), Kensington Tallman (Riley), Liza Lapira (Disgust), Tony Hale (Fear), Lewis Black (Anger), Phyllis Smith (Sadness), Ayo Edibiri (Envy), Adele Exarchopoulos (Ennui), Paul Walter Hauser (Embarrassment), dan para pemeran lainnya.
Film Inside Out 2 menceritakan awal mula masa remaja Riley yang sudah berusia 13 tahun dan akan memasuki sekolah menengah atas (SMA). Awalnya, Riley hanya memiliki beberapa emosi yang digambarkan dengan beberapa karakter kartun, yaitu Joy (riang), Sadness (sedih), Fear (takut), Anger (marah), dan Disgust (jijik). Namun, ketika Riley mulai memasuki masa pubertas, Riley mendapatkan emosi baru, yakni Anxiety (cemas), Envy (iri), Embarrassment (malu), dan Ennui (bosan). Kedatangan emosi baru menjadi masalah karena emosi tersebut saling berbenturan satu sama lain. Emosi-emosi ini menggambarkan betapa rumitnya perasaan manusia dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.
Menurut saya, adegan terakhir dalam film ini adalah yang terbaik, saat di mana Riley mengalami kecemasan berlebihan. Awalnya Joy memeluk perasaan Riley yang tak terkendali dan akhirnya semua emosi itu saling berpelukan sehingga Riley bisa mengendalikan dirinya lagi. Momen ini sangat mengharukan dimana semua emosi bersatu untuk saling menguatkan Riley.
Secara keseluruhan, film ini sangat menarik untuk ditonton dan sesuai untuk kalangan anak-anak hingga dewasa. Film ini memiliki banyak keunggulan, di antaranya penyajian animasi ditampilkan dengan sangat menawan, penggunaan warna-warni dan bentuk unik pada setiap karakter emosi yang berhasil menarik perhatian para penonton. Selain itu, beberapa adegan film berhasil membuat penonton tersenyum atau tertawa.
Banyak sekali pesan yang dapat diambil dalam film ini, salah satunya betapa pentingnya manusia untuk mengelola dan mengontrol emosi mereka dalam menghadapi situasi-situasi rumit. Tema pertumbuhan, persahabatan, dan perubahan emosi menjadi fokus utama dalam film ini. Hal ini memberikan pengalaman reflektif bagi para penonton ketika menontonnya.
Bagaimana, Sobat JITU? Apakah kamu tertarik untuk menonton film Inside Out 2? Jangan lupa berikan pendapatmu setelah menonton film tersebut di kolom komentar!
Penulis: Gina
Editor: Khiara
