ULM Pastikan Teknis PKKMB untuk Sambut Mahasiswa Baru

Sharing is Caring
       
  
(Sumber: fk.ulm.ac.id)

Warta JITU – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang rutin dilaksanakan untuk mempersiapkan mahasiswa baru, tahun ini nampaknya akan mengalami perbedaan.

Ketua Umum BEM ULM, Ahdiat Zairullah, menjelaskan mengenai pelaksanaan PKKMB tahun 2020 ini kurang lebih gambarannya akan sangat berbeda dengan PKKMB tahun lalu. Sekarang PKKMB dilaksanakan dengan cara memberikan materi yang lebih singkat dan tidak memakan banyak waktu melalui platform digital.

Rangkaian PKKMB kali ini berlangsung selama 2 hari pada 19-20 September 2020. Hari pertama adalah PKKMB tingkat universitas dan dilanjutkan PKKMB tingkat fakultas pada hari berikutnya.

Berdasarkan hasil rapat pada (24/8) lalu, salah satu poin menyatakan bahwa pelaksanaan PKKMB tingkat universitas dilaksanakan secara daring dan luring.

Untuk teknisnya, setiap fakultas mengirimkan perwakilan yang akan dipasangkan jas almamater secara langsung oleh rektor. Pemasangan ini akan dilaksanakan di gedung Student Activity Center (SAC).

“Setiap perwakilan dari fakultas itu akan mewakilkan satu orang dengan total 12 mahasiswa yang dimana satunya itu adalah berasal dari mahasiswa penerima KIP kuliah, mahasiswa penerima beasiswa tahfiz, ataupun mahasiswa dari daerah 3T,” ujar Ahdiat saat diwawancarai pada Selasa (1/9).

Selain itu, akan disediakan 12 hotline untuk 11 fakultas yang namanya terlampir dalam PowerPoint. Hotline berfungsi untuk mendata maba yang tidak dapat mengikuti kegiatan PKKMB dengan mengumpulkan surat pernyataan dari maba yang bersangkutan kemudian diserahkan ke fakultas masing-masing.

Lebih jauh, Ahdiat mengaku kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan PKKMB adalah tidak adanya platform online yang mampu menampung mahasiswa sebanyak kurang lebih lima sampai enam ribu. “Makanya kita akan membagi platform itu menjadi dua, yang pertama adalah melalui Zoom meeting yang dimana akan ada mahasiswa sekitar seribu yang masuk ke dalam sana dan sisanya akan menggunakan sistem live streaming di Youtube Universitas Lambung Mangkurat,” tegasnya. (Rpa, Mzi, Mry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *