Akan Menyandang Status PTN BLU, LMMC Kini Dikembangkan Menjadi Rumah Sakit

Sharing is Caring
       
  
Lambung Mangkurat Medical Center (LMMC) di Gedung Eks Pasca Sarjana.

Banjarmasin, Warta JITU — Lambung Mangkurat Medical Center (LMMC) yang bertempat di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin merupakan Klinik Pratama yang dapat melayani civitas akademika dan mahasiswa secara gratis. LMMC juga menyediakan pelayanan untuk umum dan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) dengan pelayanan dasar seperti praktik dokter umum, dokter gigi, layanan psikologi, Unit Gawat Darurat (UGD), Laboratorium, dan Medical Check Up.

Wakil Rektor II bidang Umum dan Keuangan Universitas Lambung Mangkurat (ULM)  Achmad Syamsu Hidayat mengatakan bahwa LMMC yang sekarang sudah berpindah tempat ke gedung eks pascasarjana rencananya akan dikembangkan menjadi rumah sakit.  Hal tersebut karena ULM sendiri akan menyandang status Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Layanan Umum (BLU), sehingga dengan adanya rumah sakit diharapkan dapat menjadi sumber penerimaan, selain dari Uang Kuliah Tunggal (UKT). Tidak hanya itu, dengan adanya rumah sakit dapat mempermudah Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) ULM dalam melakukan kegiatan praktik.

“Memang benar kita berencana ingin mengembangkan LMMC menjadi rumah sakit karena kita berpikiran bahwa suatu waktu nanti memang harus punya rumah sakit. Juga karena kita mempunyai Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi selain yang utamanya melayani kegiatan koas dan praktiknya, juga sebagai sumber penerimaan. Setelah BLU ini kita harus bisa mencari sumber penerimaan lain selain dari uang pendidikan. Agar tidak ada kenaikan UKT yang memberatkan jadi kita mencoba sumber-sumber lain salah satunya layanan kesehatan,” ujar Achmad saat ditemui secara langsung pada Jumat (1/4) kemarin.

Tidak hanya itu, Achmad menambahkan bahwa pengelola rumah sakit akan diusahakan berasal dari warga ULM sendiri karena ULM sendiri memang mempunyai beberapa para ahli di bidang kesehatan, baik dari segi keilmuannya maupun  manajemen rumah sakit. Rencana peralihan LMMC menjadi rumah sakit telah direncanakan pada tahun ini dengan awalan membuat Detail Engineering Design (DED) agar nantinya dapat memenuhi standar suatu rumah sakit.

Di sisi lain, sumber dana yang akan digunakan untuk membuat rumah sakit berasal dari beberapa pemasukan, seperti dari penerimaan mahasiswa Seleksi Nasional sampai Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi atau mencari sumber lain seperti Loan. Dalam besaran dana yang akan digunakan tergantung dari DED. Achmad juga menambahkan nama LMMC akan berubah jika sudah menjadi rumah sakit, dan pemberian nama tergantung dengan memperhatikan tingkatan rumah sakit yang akan dibangun dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Rizal selaku salah satu perawat yang bekerja di LMMC mengatakan bahwa ia sudah mengetahui perihal LMMC yang kedepannya akan dikembangkan menjadi rumah sakit. Menurutnya, perjalanan panjang LMMC hingga saat ini sudah sangat panjang dan memang pantas akhirnya jika menjadi rumah sakit.

“Kedepannya memang rencananya akan menjadi rumah sakit tetapi tahapan menjadi rumah sakitkan panjang nih prosesnya, yang dulu awalnya balai pengobatan lalu berubah jadi poli klinik sekarang ini berubah menjadi Klinik Pratama sampai nanti tujuan akhirnya memang akan menjadi rumah sakit,” ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (1/4) lalu.

Lokasi Terbaru LMMC.

Sementara itu, perpindahan tempat LMMC yang dianggap secara mendadak dan menjadikan beberapa mahasiswa kebingungan untuk mengunjunginya. Mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan 2019 Siti Zulecha Fatimatul Rizqi memberikan tanggapannya mengenai LMMC yang akan dikembangkan menjadi rumah sakit.

“Kalau dijadikan rumah sakit setuju-setuju saja supaya bisa ngasih kontribusi juga buat masyarakat lain,” tuturnya saat diwawancarai.

Penulis: Ann, Aay

Editor: Kar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *