Identitas Pelaku Peretasan Akun WA Bermodus Minta Pulsa Mulai Temui Titik Terang

Sharing is Caring
       
  
Foto ilustrasi.

Selasa (13/10) Pelaku peretasan akun WhatsApp dosen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP ULM mulai menemukan titik terang.

Setelah pada hari Senin (12/10) kemarin mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris digemparkan dengan aksi peretasan akun WA dosen dengan modus minta pulsa, kini pelaku dapat dilacak keberadaannya.

Nasrullah, salah satu dosen yang akunnya juga sempat menjadi sasaran peretas, menyatakan bahwa pelaku berinisial AS dan berasal dari Kediri. “Dan ternyata pelakunya berasal dari Kediri, walau bisa berbahasa Banjar,” ungkapnya.

Nasrullah membeberkan bahwa keberadaan pelaku dapat dilacak melalui bank yang pelaku gunakan.

Pertama, pihak operator prodi memancing pelaku untuk menyebutkan nomor rekeningnya. Pelaku dilacak melalui nomor tersebut sehingga identitas dan asalnya dapat diketahui. Ia menambahkan bahwa pelacakan juga dibantu oleh seorang teman yang bekerja di bank.

Nasrullah juga menambahkan bahwa ini bukan kali pertama pelaku melancarkan aksinya. “Pelaku ini juga melakukan aksi yang sama dengan korban berbeda di Kalimantan Barat dengan menggunakan akun bank Mandiri yang berbeda tapi tetap dengan nama yang sama,” ungkap Nasrullah saat dihubungi melalui pesan berbalas WA pada Selasa, (13/10).

Ketika ditanya rencana peringkusan pelaku, ia mengaku masih belum tahu. “Belum tahu bapa, biasanya bagian licin,” ujarnya.

Hingga saat ini, ia masih berkoordinasi dengan operator prodi tentang perkembangan terakhir tracking.

Belajar dari peretasan ini, Nasrullah menyarankan untuk tidak mudah masuk ke dalam grup WhatsApp sebelum kita mengetahui lebih jauh mengenai grup tersebut. Selain itu, jangan pernah memberikan pin OTP WhatsApp kepada siapapun karena untuk masuk ke grup tidak perlu menggunakan kode verifikasi.

Reporter: Aqb, Anr

Editor: Ayn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *