Teras Masjid Masih Rusak, Aktivitas Ibadah Tetap Berjalan

Teras Masjid Masih Rusak, Aktivitas Ibadah Tetap Berjalan

Sharing is Caring
       
  

Banjarmasin, Warta JITU — Tim Redaksi LPM Warta JITU memantau kondisi lantai teras Masjid Baitul Hikmah di lingkungan Universitas Lambung Mangkurat. Rabu (25/2) yang ambruk sejak Ramadan tahun lalu.

Kerusakan ini menimbulkan lubang yang cukup mencolok. Area tersebut diketahui sering digunakan sebagai teras bagi jamaah perempuan dan area tambahan untuk jamaah laki-laki melaksanakan shalat Jumat. Penyebab ambruknya lantai ini belum diketahui pasti.

Namun dampak dari kerusakan dan tidak adanya tanda-tanda renovasi membuat sebagian mahasiswa merasa resah. Ahmad Hafiz Ansari, Mahasiswa Pendidikan Geografi angkatan 2024 mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.

“Meskipun pada salat 5 waktu digunakan oleh perempuan, dan saat salat Jumat juga digunakan oleh laki-laki, tetap saja teras tersebut adalah fasilitas bersama yang harus dalam kondisi aman,” ujarnya.

Menurut Hafiz, lubang itu cukup mengganggu terutama dari segi keamanan. Dia menegaskan bahwa teras itu sering dilewati sehingga lubang tersebut akan berbahaya jika tidak diperhatikan.

“Saya khawatir jika tidak segera diperbaiki, lubang tersebut bisa semakin melebar dan memperparah kerusakan,” tambah Hafiz.

Disisi lain, mahasiswa Pendidikan Matematika angkatan 2021, Bayu Rizky Hidayat menyebutkan tentang dua hal, yaitu risiko keselamatan dan kenyamanan visual. Menurutnya, lubang tersebut memang tidak menghentikan aktivitas ibadah, tetapi tetap mengkhawatirkan.

“Takutnya kalau membesar ada yang jatuh, selain itu, saf salah juga harus dipangkas dan dirapatkan karena bagian belakang tidak bisa dipakai,” jelasnya.

Sementara dari sudut pandang Ahyana Annafisa, mahasiswa angkatan 2024 yang juga berasal dari Pendidikan Matematika menilai, meski tidak menyaksikan langsung kejadian ambruknya, tetapi ia dapat melihat dampaknya.

Baginya, kerusakan tersebut tidak terlalu menganggu karena area lain masih cukup luas untuk digunakan. Namun, ia tetap berharap perbaikan segera dilakukan, termasuk bagian keramik lain yang mulai terangkat.

“Seharusnya segera diperbaiki supaya aman,” harapnya.

Pihak kampus segera melakukan perbaikan untuk menghindari potensi kecelakaan dan kerusakaan semakin luas.

Penulis: Kiki dan Andhika

Penyunting: Nada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *