Banjarmasin, Warta JITU – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Warta JITU Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat melaksanakan kunjungan ke Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Banjarmasin pada Jumat (31/10).
Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus dan anggota penuh LPM Warta JITU. Rombongan disambut langsung oleh Kepala LPP RRI Banjarmasin beserta jajaran. Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan anggota di bidang jurnalistik dan penyiaran radio.
Pemimpin Umum LPM Warta JITU, Mikhael Kristian Warsito, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus pembelajaran.
“Tujuannya untuk bersilaturahmi dan belajar banyak hal dari RRI. Melalui kegiatan ini, anggota penuh bisa memahami lebih jauh dunia penyiaran,” ujarnya.

Mikhael berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi anggota untuk menambah pengetahuan dan inspirasi dalam pengembangan media kampus.
“Harapannya, anggota dapat belajar banyak tentang RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang mampu menyalurkan ide, bakat, dan kreativitas dengan informasi yang akurat serta inovatif,” katanya.
Kepala LPP RRI Banjarmasin, Nandang Supriadi, menyambut baik kunjungan tersebut.
“Kami senang karena dunia mahasiswa, khususnya Gen Z, masih menaruh perhatian pada media publik seperti RRI,” ungkapnya.

Pada sesi diskusi, Nandang menjelaskan berbagai inovasi yang dilakukan RRI untuk menghadapi perkembangan teknologi digital.
“Media harus terus berinovasi agar tidak ditinggalkan publik. Kreativitas dan gagasan segar menjadi kunci untuk menjawab tantangan zaman,” tuturnya.
Ia juga menyinggung pentingnya kesiapan menghadapi era kecerdasan buatan dan bagaimana RRI beradaptasi dengan membangun konten media baru berbasis teknologi.
“Sekarang media tidak hanya bicara soal teknik, tapi juga teknologi dan kreativitas konten agar tetap relevan,” ujarnya.
Nandang berharap RRI dapat semakin dekat dengan kalangan muda sebagai bagian dari publik yang berhak mendapat informasi dan hiburan yang berkualitas.
“RRI membuka diri bagi mahasiswa dan pelajar, termasuk untuk magang, agar mereka bisa belajar langsung di dunia penyiaran,” harapnya.

Anggota penuh LPM Warta JITU, Nada Maulidia, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang dunia penyiaran.
“Kami jadi tahu lebih dalam tentang sejarah dan tujuan RRI, serta bagaimana mereka menyesuaikan pemberitaan untuk generasi muda,” ucapnya.
Hal ini senada dengan Nova Elisa. Ia mengatakan bahwa kunjungan ini membuatnya memahami proses kerja redaksi di RRI.
“Kami belajar bagaimana proses pengolahan berita dan cara penyiar berinteraksi dengan pendengar,” tutupnya.
Penulis: Noris
Penyunting: Dewi
