Mahasiswa ULM Sambangi Gedung Rektorat, Rektor: Akreditasi Masih Tetap Unggul

Mahasiswa ULM Sambangi Gedung Rektorat, Rektor: Akreditasi Masih Tetap Unggul

Sharing is Caring
       
  

Banjarmasin, Warta JITU – Sehubungan dengan isu penurunan akreditasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dari terakreditasi Unggul (A) menjadi Baik (C), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ULM adakan Seruan Aksi Pengawalan “Mengembalikan Marwah ULM dan Usut Tuntas Mafia Jurnal.” Aksi ini dilaksanakan pada Jumat (27/9) pukul 14.00 WITA dan bertempat di Gedung Rektorat ULM.

Potret mahasiswa lepas jas almamater sebagai bentuk kekecewaan (WartaJITU)

Aksi ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi, serta diliput oleh sejumlah awak media.

Dalam aksi menuju Gedung Rektorat ULM, para mahasiswa menyerukan seruan perjuangan dan menyanyikan lagu kebangsaan. Rektor ULM bersama sejumlah petinggi universitas, sempat turun langsung menyambut dan bergabung dengan mahasiswa dalam menyuarakan semangat perjuangan tersebut.

Tanggapan Rektor ULM dan Ketua Umum BEM ULM Terkait Aksi dan Penyebab di Baliknya

Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri, memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar dalam sebuah konferensi pers di hadapan sejumlah media.

“Pertama, sedang dalam proses re-akreditasi. Kedua, belum ada penurunan akreditasi Universitas Lambung Mangkurat. Masih tetap terakreditasi Unggul (A) sampai saat ini,” terang Alim saat diwawancarai (29/9).

Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri saat diwawancarai (WartaJITU)

Rektor ULM juga menjelaskan, tim ULM telah bekerja maksimal untuk mempersiapkan proses re-akreditasi yang diberikan waktu selama dua bulan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Menanggapi isu terkait guru besar, Alim menjelaskan bahwa kasus tersebut sudah ditindaklanjuti. Saat ini, pihak ULM telah mengajukan pemberhentian ke kementerian terhadap salah satu guru besar yang diduga memfasilitasi penerbitan jurnal secara tidak sah.

“Sekarang kita sudah melengkapi perangkat SOP baru yang bisa memberikan jaminan tidak terjadinya kekeliruan, baik disengaja maupun tidak disengaja, mulai proses pengajuan jabatan dosen, dari asisten ahli ke lektor, lektor ke lektor kepala, dan lektor kepala ke guru besar,” jelasnya.

Ia juga menegaskan ULM dengan dukungan penuh dari seluruh civitas akademika, optimis dapat mencapai target akreditasi unggul.

“Dengan dukungan seluruh civitas akademika ULM dan proses yang berlangsung, insyaallah kita akan mendapatkan akreditasi unggul. Itu targetnya, harus unggul,” tegas Alim.

Di samping itu, Ketua Umum BEM ULM, Muhammad Syamsu Rizal, menyampaikan aksi yang dilakukan merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap situasi yang terjadi di kampus.

“Dalam aksi hari ini, komitmen sudah disampaikan. Tapi belum ada jaminan yang jelas bahwa tuntutan yang  disampaikan, bahkan keresahan kami hari ini, bisa terakomodir dengan sebaik-baiknya,” tutur Syamsu saat diwawancarai secara langsung (27/9).

Ketua Umum BEM ULM, Muhammad Syamsu Rizal saat diwawancarai (WartaJITU)

Meski demikian, sebagai bentuk dukungan terhadap universitas, Syamsu menyatakan akan kembali mengenakan jas almamater ULM.

“Kami akan memakai kembali jas almamater ini sebagai bentuk kebanggaan yang sebangga-bangganya kepada ULM,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, BEM ULM akan terus mengawal kasus ini bersama seluruh mahasiswa hingga tercapai hasil yang memuaskan.

Penulis: Khiara

Penyunting: Mike

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *