ULM Darurat Akreditasi! Mahasiswa Akan Gelar Aksi Tuntut Tiga Hal Ini

ULM Darurat Akreditasi! Mahasiswa Akan Gelar Aksi Tuntut Tiga Hal Ini

Sharing is Caring
       
  

Banjarmasin, Warta JITU — Terlaksananya Kegiatan Konsolidasi Seruan ULM Darurat Akreditasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), bertempat di Sekre Bersama Mahasiswa Banjarmasin, pada Kamis (26/9) dari pukul 16.00  hingga sekitar pukul 20.30 WITA. 

Diikuti oleh 11 fakultas ULM yang terletak di Banjarmasin dan Banjarbaru, kegiatan ini merupakan seruan dari para mahasiswa terkait penurunan akreditasi ULM yang awalnya terakreditasi Unggul (A) menjadi Baik (C), serta permasalahan mafia jurnal dalam kasus pengangkatan guru besar. Konsolidasi ini bertujuan untuk menghasilkan solusi guna meminimalisir masalah yang semakin besar ke depannya.

Kegiatan bersifat terbuka bagi seluruh fakultas  ULM untuk menyampaikan upaya dan suara mereka dalam mencari tahu sumber permasalahan dan menyelesaikan keluhan kepada dekan masing-masing. Seluruh fakultas diketahui memiliki pandangan, keluhan, dan keresahan yang serupa.

Potret Konsolidasi yang berlangsung hingga malam hari (Fahmi/WartaJITU)

Ketua Umum BEM ULM, Muhammad Syamsu Rizal, mengucapkan apresiasi mewakili seluruh mahasiswa ULM kepada pihak universitas atas upaya mereka dalam menyelesaikan masalah yang terjadi.

“Kami mendukung dan mengapresiasi berbagai macam upaya dari Universitas Lambung Mangkurat, terutama dari pimpinan, rektor, beserta jajaran yang hari ini, siang dan malam,” ucap Syamsu saat diwawancarai di tempat. 

Ketum BEM juga menekankan hasil konsolidasi berupa tuntutan yang telah dirangkum menjadi tiga poin penting. 

Pertama, para mahasiswa menuntut kejelasan mengenai upaya pengembalian akreditasi atau re-akreditasi kampus seterbuka mungkin. 

Kedua, mereka mendukung penuh pengusutan skandal besar yang terjadi di lingkungan ULM. Para mahasiswa meminta agar semua nama yang tercantum dalam skandal tersebut bersikap kooperatif dan terbuka kepada publik, serta berkomitmen untuk memberantas seluruh jaringan mafia jurnal yang beroperasi di universitas.

Ketiga, mahasiswa mendesak senat, rektor, dan jajaran ULM untuk memperhatikan norma dan etika dalam pengangkatan guru besar, serta menjunjung tinggi asas kejujuran, kebenaran, dan keadilan di kampus.

Ketua Umum BEM ULM, Muhammad Syamsu Rizal saat diwawancarai (Fahmi/WartaJITU)

Syamsu turut menjelaskan hasil akhir konsolidasi berupa aksi gerakan yang dilaksanakan pada Jumat (27/09) dan massa akan diarahkan ke depan gedung Rektorat. Ia menegaskan kepada media, aksi ini bukan aksi penghakiman, melainkan aksi dukungan mahasiswa terhadap ULM.

“Besok kami akan melakukan aksi gerakan. Kami ingin menegaskan bahwa usaha pihak universitas sangat berarti dalam menghadapi situasi ini. Kami juga ingin menyampaikan mahasiswa memiliki sikap peduli,” katanya.

Aksi tersebut akan berupa dialog antara mahasiswa dan aksi simbolik, di mana mahasiswa akan menyampaikan ekspresi mereka terkait kasus guru besar ULM serta penurunan akreditasi yang belum jelas.

“Kami tetap menyampaikan bahwa kasus guru besar ULM harus dituntaskan untuk mengembalikan marwah institusi ini ke jalur yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis: Mike

Penyunting: Khiara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *