Ambisi FKIP ULM Dirikan Prodi Tata Boga, Dekan: Masih Terkendala Pencarian Tenaga Pendidik

Ambisi FKIP ULM Dirikan Prodi Tata Boga, Dekan: Masih Terkendala Pencarian Tenaga Pendidik

Sharing is Caring
       
  

Banjarmasin, Warta JITU – Kabar mengenai Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ingin menambah Program Studi (Prodi) baru, yaitu Tata Boga benar adanya. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Dekan FKIP ULM, Sunarno Basuki. 

Dekan FKIP ULM, Sunarno Basuki saat dikonfirmasi secara langsung. (Foto: Fahmi/wartajitu)

“Memang benar, prodi yang direncanakan itu Tata Boga,” ungkap Sunarno, saat diwawancarai pada Jumat (13/9).

Namun, ia mengatakan rencana tersebut belum bisa diwujudkan sekarang, berhubung pihaknya masih kesulitan dalam mencari tenaga pendidik yang memiliki latar belakang pendidikan sesuai.

“Kayaknya masih sulit untuk terealisasi karena mencari SDM (Sumber Daya Manusia) S2 Tata Boga itu sulit di Kalsel,” terang Sunarno.

Lebih lanjut, Dosen Prodi Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (JPOK) FKIP ULM itu menambahkan, membangun prodi baru di FKIP ULM akan lebih mudah apabila terdapat banyak SDM di Kalsel.

“Biasanya yang cepat itu ketika SDM-nya itu ada di Kalsel, contohnya PKH dulu cepat karena SDM-nya ada waktu membangun pertama kali,” jelas Dekan.

Bahkan Sunarno menyebut pihaknya telah membuat tim khusus untuk mencari dosen Tata Boga di Kalsel, tetapi hasilnya nihil.

“Tim sudah keliling mencari S2 Tata Boga ternyata di Kalsel tidak ada,” paparnya.

Lalu, ia menjelaskan, bila ingin membuka formasi Dosen Tata Boga di lingkungan FKIP ULM, hal tersebut harus melalui persetujuan Universitas dan Kementerian Pendidikan terlebih dahulu. .

“Apakah usulan kita untuk membuat formasi itu disetujui oleh universitas. Kalau disetujui, kemudian diusulkan ke Kementerian dan kalau Kementerian setuju barulah dibuka formasi itu,” tutur Sunarno.

Meski demikian, Sunarno menyatakan dirinya tetap berambisi untuk mendirikan Prodi Tata Boga di FKIP ULM.

“Sekarang belum bisa, tetapi motivasi untuk membangun prodi itu tetap ada,” ucap Sunarno.

Bukan tanpa alasan. Menurut Dekan, pemilihan Tata Boga sebagai prodi baru karena bidang ilmu tersebut identik dengan pengelolaan makanan, Kota Banjarmasin sendiri terkenal dengan dunia kulinernya.

“Di sini banyak alumni tata boga, dan selama ini mereka melanjutkan studinya ke luar Kalsel, akan lebih baik jika kita bisa mendirikan prodi itu di sini karena Banjarmasin ini dikenal sebagai daerah kuliner,” tutup Sunarno.

Penulis: Fahmi

Penyunting: Khiara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *